#KopdarBlogger, sebenar-benarnya kopdar.

YDXJ0836

Pada awalnya saya pesimis buat ikutan #KopdarBlogger, toh saya ini ngeblog aja barusan kok, itu aja dipaksa manteman. Tapi Tuhan berkata lain, tak dinyana saya diajak Frenavit untuk menghadiri #KopdarBlogger yang diadakan di Solo. Toh saya juga pengen ikutan sebenernya, hehehe. Saya berangkat ke Solo tidak sendirian, tapi bareng 3 orang teman lainnya selain bareng frenavit. Ada mas Rinaldi dan 2 teman lain dari Madura, Zamroni dan Isnaini. Berangkat dari Terminal Purabaya (Bungurasih) jam 8 malam. Ini kali kedua saya naik bus lagi. Rasa was-was akan mual ternyata tidak terbukti karena saya sukses tidur hingga tiba di Ngawi untuk makan.

Setelah tiba di Solo, saya dan manteman turun di depan hotel Sunan. Awalnya, si frenavit janjian satu bis dengan Dzofar, Blogger asal kota Nganjuk. Ternyata, si Dzofar naik bus yang salah, tapi kita tetap bertemu, di depan hotel Sunan :D. Bertolak ke RBI atau Rumah Blogger Indonesia dengan menggunakan taksi, padahal jaraknya hanya 800 meter. Bisa dimaklumi karena hari sudah dini hari dan badan terasa lelah. Hal itu terbukti ketika kita tiba di RBI, bersalaman dengan yang lain dan selanjutnya tepar masing-masing dengan nyenyaknya.

Pagi-pagi abis bangun (dan itupun belum mandi) saya dan manteman diajak cari sarapan sama mas Rika Verry. Kata mas Verry sih, yang terkenal di kota Solo adalah Soto Ayam Gading, dan kita pun meluncur ke Soto Ayam Gading 2, karena cabangnya juga banyak ternyata. Soto yang berbeda dengan soto Lamongan, maupun Soto Madura, karena kuahnya cukup bening, sebening wajahnya mbak chelsea islan *halah*. Tapi rasanya juga gak kalah sama soto-soto pada umumnya.

Setelah cukup dengan sarapan, kita diajak keliling kota Solo dan juga berkunjung ke Keraton Kasunanan. Keraton yang gak berbeda jauh dengan kraton di Jogja, tapi sedikit *sedikit loh ya* lebih kecil dari Kraton Jogja. Di sana saya mengambil beberapa foto yang cukup Instagramable, karena memang tempatnya masih tradisional banget.

Setelah kembali ke RBI, seluruh peserta pun berangkat menuju tempat acara utama. Tapi, sebelum tiba, kita istirahat dulu di Bale Branti, sebuah tempat singgah di desa Kemuning. Tempat yang elok dipandang mata ini. Selain istirahat, juga ada sesi sharing bareng Kades Kemuning, Pak Widiyoko dan pemiliki Bale Branti ini. Sharing tentang bagaimana sebuah desa bisa berperan penting terhadap warganya sehingga bisa memperbaiki perekonomian di desanya.

IMG_20160326_152443_HDR

Salah satu pemandangan di Desa Kemuning

Pukul 15.30 WIB, kita langsung menuju lokasi acara. Tempatnya tak jauh dali Bale Branti tadi, kurang lebih sekitar 10 km. Di sisi kiri dan kanan jalan banyak sekali yang berwarna hijau, kebun teh, pohon cemara dan hawa sejuk ala gunung yang mengiringi perjalanan. Suejuk tok, pokoke!.

Sampai di lokasi yang merupakan rumah pribadi kawan dari pakdhe Blontank, sungguh mengagumkan. Rumah yang mewah nan modern ini, memang pas terletak di desa Segoro Gunung. Suasana yang sejuk, menenangkan memang cocok untuk dijadikan tempat kopdaran blogger ini. Sebelum malam tiba, kegiatannya ya mengabadikan tempat itu saja, lha wong tempatnya emang Instagramable kok.

Setelah puas mengabadikan tempat kopdaran, malamnya dilanjut dengan sesi sharing yang menghadirkan misteri ges. Misteri Ges-nya ternyata adalah Pak Menkominfo, Chief Rudiantara. Lha, tambah mbois lek ngene iki acarane!.  Meskipun ada pak menteri, acaranya tetap berlangsung santai, gak formal kayak acara ketemu pejabat pada umumnya. Chief RA (Rudiantara – menkominfo) bercerita dari ketika belio datang ke Silicon Valley, kemudian tentang Google Loon Project hingga masalah mblokir-mblokiran. Semuanya dibahas dengan santai, layaknya salesman yang mempresentasikan produknya (lha, chief RA dulunya emang salesman je).

IMG_20160326_212458_BURST6

Chief Rudiantara – Menkominfo, yang turut memeriahkan #KopdarBlogger

Setelah selesai sesi sharing-nya, acara dilanjutkan dengan acara bebas. Ada yang bakar jagung di bawah sambil minum jahe hangat, sedangkan di lantai atas diadakan lomba ngorok se-ngorok-ngoroknya. Memang, jika kecapekan itu pasti ngoroknya lebih keras suaranya…*tutup kuping*

Pagi harinya, setelah sarapan, semua sudah kumpul di tengah untuk berdiskusi lagi. kali ini tentang meneruskan awarding yang sempat vakum, yaitu ISBA atau Internet Sehat Blog Award, tentu saja dengan nama lain dan peraturan yang beda. Beberapa blogger senior seperti Agus Mulyadi, Rony Lantip, Mbah Sangkil, Budiono dan Frenavit disepakati oleh seluruh peserta kopdar sebagai komite awarding nantinya. Nantinya, ada beberapa blog yang dipilih oleh komite yang dinilai memiliki konten positif dan akhirnya untuk kemudian dipilih yang terbaik setiap akhir tahun.

Setelah diskusi tentang awarding, dilanjutkan dengan kehadiran mas Jaka Balung, seorang seniman antimainstream. Lha, kok bisa disebut seniman antimainstream? mas Jaka ini seniman yang nggambar-nya saja di Ms. Word lho. Iya, Ms. Word. Kalo kamu ndak percaya, coba intip instagramnya belio di @JakaBalloeng. Ini gambar pertama belio yang pake Ms. Word. FYI, belio adalah seorang difabel yang menggerakkan tangannya saja susah.

Gambar digital pertamaku dengan menggunakan microsoft word, benar-benar baru bisa nggambar digital.

A post shared by jaka (@jakaballoeng) on

 

 

Ini mas Jaka Balung yang sedang bercerita:

 

Daaaaaan acara pun diakhiri dengan foto bareng. Foto yang jarang banget bagi saya soalnya..hehehe

IMG_20160327_110214_HDR-01

IMG_20160327_085536

Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Blogging, #KopdarBlogger, Solo, 26-27 Maret 2016

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *