Napak Tilas 512 km

Posted on January 21, 2016

Sehari di Kota Madiun untuk mengikuti kegiatan Pak Kapolda Anton Setiadji dalam rangka pembukaan Napak Tilas perjuangan pahlawan nasional M. Jasin. Napak Tilas ini merupakan bentuk penghormatan kepada Komjen Polisi (Purn) Dr H Mohammad Jasin karena telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional sesuai Keppres Nomor 116/TK/2015 tertanggal 4 Nopember 2015. Napak Tilas yang dimulai dari Madiun hingga berakhir di Surabaya. Rute ini memiliki sejarah tersendiri karena di rute tersebutlah M. Jasin bertugas saat terlibat perang kemerdekaan di Jawa Timur.

Tari Reog ala anggota Polres Ponorogo

Posted on January 20, 2016

Acara pembukaan napak tilas perjuangan komjen Pol. H. M. Jasin di Madiun kemarin, selain mementaskan pagelaran seni selain paduan suara, drum band dan pencak silat, juga mementaskan salah satu budaya lokal hasil binaan dari Polres Ponorogo yaitu Reog Ponorogo Manggala Bhayangkara.

Sarapan di Madiun

Posted on January 19, 2016

Pukul 7 pagi, saya bersiap check-out dari tempat penginapan karena ditinggal oleh rombongan pak kapolda. Setelah semua siap, saya dan teman-teman langsung meluncur ke Alun-alun kabupaten Madiun untuk menghadiri pembukaan Napak Tilas Perjuangan Komjen Polisi Muhammad Jasin. Tetapi, sebelum itu kita sarapan terlebih dahulu di Kantor Bupati Madiun. Karena Madiun terkenal dengan nasi pecelnya, akhirnya saya memilih nasi goreng untuk sarapan, sungguh pilihan anti mainstrim.

Menikmati Nasi Kucing di Polres Madiun.

Posted on January 18, 2016

Hari Minggu biasanya digunakan segelintir orang untuk bepergian, ke luar kota terutama. Kalau saya biasanya hanya di rumah atau sekedar berkunjung ke rumah teman, mengingat pasti macetnya di luar sana.

Cita-cita dan Masa Depan.

Posted on December 20, 2015

Di waktu kecil, seringkali kita ditanya begini, “nak, cita-citamu nanti kalau sudah besar mau jadi apa?” kemudian kita menjawab menjadi Polisi, dokter, insinyur atau orang sukses. Sama halnya demikian dengan saya. Ketika TK, saya menjawab cita-cita saya menjadi Polisi, ketika SD berubah menjadi Dokter, ketika SMP malah terkesan nganeh-nganehi yaitu menjadi pembalap sepeda, mungkin karena saya suka bersepeda pada waktu itu, tidak seperti sekarang.

Cerita Naik Dorkas di Pulau Gili Iyang.

Posted on December 15, 2015

Pergi jauh keluar kota, lewati desa desa, Pikiran segar hati jadi riang, Duhai asyiknya…. Shaggy Dog – Jalan-Jalan Lirik lagu diatas menggambarkan asiknya liburan ketika setelah berlama-lama bekerja. Sama yang seperti saya rasakan sekarang, asiknya liburan…yaaaaa walaupun saya gak kerja..hehehe :p

Menjadi pendengar yang budiman.

Posted on November 24, 2015

Setiap kali saya kumpul, terkadang saya hanya diam saja, sesekali tersenyum dan tertawa tanpa bisa menanggapi apa yang dikatakan teman-teman saya. Hal tersebut terjadi ketika saya sudah terlalu lelah dengan semua ini pekerjaan yang saya lakukan, sehingga konsentrasi saya dalam mendengarkan menjadi kurang baik.

cieeeee..jadi blogger

Posted on November 14, 2015

Sudah seringkali saya ditanya, “mas dito, alamat blognya apa mas?” karena saya gak punya blog, yasudah saya jawab, “wah, saya gak punya blog, hehehe..” terus saya ditinggal gitu aja.

Menjelang macet di Surabaya

Posted on November 7, 2015

Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta, di Pulau Jawa. Ya gak tau lagi kalo di pulau lain. Surabaya bisa dibilang gak semacet jakarta, yang notabene bisa sepanjang malam. Surabaya itu jam macetnya dimulai dari jam setengah 5 sampai pukul 7, ini menurut saya yang sering Heng-ot dari sore sampe malem.

menunggu suara bedug di acara Bedug Asyiiik

Posted on July 1, 2015

Suara bedug adalah suara yang paling dinanti-nanti oleh banyak orang, terutama suara bedug maghrib. tentu saja, suara tersebut merupakan awal penanda bagi kita untuk berbuka puasa. minum dulu. Seperti hari Sabtu kemarin, saya nunggu suara bedug Maghrib di kota Jombang, yaa selain nunggu bedug maghrib, saya juga sedang berjalan-jalan berkunjung ke kota itu.