Prudential luncurkan Produk Pelengkap Asuransi Untuk Perlindungan Kondisi Kritis

Dewasa ini, kita rentan sekali terkena penyakit. Mulai dari penyakit yang ringan hingga penyakit yang bisa menyebabkan kondisi kritis. Secara global, WHO mengkategorikan permasalahan kesehatan hingga mencapai 68.000 jenis.

Di Indonesia, kita pun tak lepas dari bahaya kesehatan. Mengingat masih banyak masyarakat di Indonesia yang masih belum sadar tentang pentingnya kesehatan. Di Indonesia tren penyakit masih didominasi oleh Penyakit Tidak Menular misal jantung, stroke dan kanker. Jawa Timur memiliki nilai prevalensi tertinggi untuk penyakit tersebut dengan persentase sekitar 1.5% untuk penyakit jantung, 10.8% stroke, dan 1.8% kanker. Kota Surabaya menduduki peringkat ke 3 sebagai kota dengan penderita diabetes terbanyak di Indonesia.

Penyakit tersebut sebagian besar dipengaruhi dari faktor makanan. Menurut dr. Chandra Wijaya dari Siloam Hospital Surabaya, saat ini kita cenderung memesan makanan pada saat lapar melanda di tengah malam. Padahal, hal tersebut bisa memicu penyakit kedepannya. Dengan mudahnya memesan makanan, itu bisa menjadi kebiasaan yang kurang baik. Akibatnya, penyakit bisa mengancam siapa saja.

Selain penyakit di atas, Para ahli memperkirakan ada lima penyakit baru pada manusia setiap tahunnya. Tiga penyakit diantaranya bersumber dari hewan.

PRUTop Critical Protection & PRUTop Critical Protection Syariah

Berdasarkan data diatas, maka Prudential menjawab tantangan kesehatan yang makin kompleks dengan penyakit kritis yang kian berkembang. Asuransi saat ini untuk kondisi kritis hanya terbatas pada diagnosis jenis penyakit. Maka dari itu, Prudential menawarkan sebuah produk pelengkap asuransi yaitu PRUTop dan PRUTop Syariah. Melihat berbagai fakta yang ada, Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia menjelaskan, “Asuransi kondisi kritis saat ini terbatas pada diagnosis jenis penyakit. PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan konsep baru perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis. Hal tersebut yang menjadikan PRUTop dan PRUTop Syariah unggul di kelasnya karena kedua produk ini mampu melindungi kesehatan dan finansial masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan memastikan mereka hidup lebih tenang.”

Dengan mengusung tagline “hidup tenang dengan perlindungan total”, PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan beberapa keunggulan utama, yaitu:

  1. Perlindungan atas kondisi kritis yang lebih luas, tidak lagi terbatas pada jumlah penyakit kritis yang dilindungi
  2. Maksimal uang pertanggungan hingga Rp 5 Miliar
  3. Tidak ada ketentuan masa bertahan hidup (survival period)
  4. Perlindungan atas penyakit kritis yang belum ditemukan (future-proof)

Sebagai asuransi tambahan pelengkap, masyarakat yang berusia 6 sampai 65 tahun dapat menikmati perlindungan ganda jangka panjang secara total. Yakni, hanya dengan menambahkan atau membeli paket PRUTop dan PRUTop Syariah dengan Asuransi Tambahan PRUCrisis Cover Benefit Plus 61 (Syariah) yang memberikan perlindungan kondisi kritis tahap akhir atau paket PRUTop dan PRUTop Syariah dengan Asuransi Tambahan PRUEarly Stage Crisis Cover Plus (Syariah) yang memberikan perlindungan kondisi kritis sejak tahap awal. 

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia


Disaat yang bersamaan, hadir pula Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia. Beliau menjelaskan, “Melalui kehadiran panjang selama hampir 25 tahun, Prudential Indonesia senantiasa meningkatkan komitmennya untuk menjadikan masyarakat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih lama melalui beragam solusi perlindungan kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang. Kami menyadari kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan yang makin dinamis. Oleh karena itu, dengan optimisme kampanye ‘We DO’ Prudential, kami terus berinovasi dengan meluncurkan PRUTop dan PRUTop Syariah, rangkaian solusi asuransi yang melindungi masyarakat dari kondisi kritis secara total.”

 

Hits: 6